- Pisahkan uang di awal, bukan di akhir
Begitu gajian masuk, langsung sisihkan 10–20% untuk tabungan. Jangan tunggu “sisa uang” karena biasanya tidak bersisa. - Gunakan amplop atau e-wallet terpisah
Kategori: kebutuhan pokok, transport, pulsa, dan tabungan. Jika satu habis, jangan ambil dari kategori lain. - Otomatisasi tabungan
Aktifkan auto-debet bulanan ke rekening khusus tabungan. Trik ini membuat kamu ‘menabung tanpa sadar’. - Beli kebutuhan dalam bentuk grosir
Beras, minyak, sabun, atau kebutuhan bulanan lebih murah jika dibeli sekaligus. Ini menekan pengeluaran tanpa mengurangi kualitas hidup. - Catat pengeluaran kecil
Jajan Rp 5.000–10.000 itu yang sering bocor. Catat minimal selama 2 minggu untuk tahu kebocoran terbesar. - Gunakan aturan “Tunda 24 Jam”
Untuk pembelian non-pokok, tunggu 24 jam. Kalau setelahnya tidak penting, berarti itu bukan kebutuhan. - Manfaatkan diskon dengan cerdas
Belanja saat promo untuk barang kebutuhan pokok saja. Bukan untuk alasan “mumpung diskon”. - Naikkan tabungan perlahan
Mulai dari 10%, lalu naikkan 1–2% tiap bulan. Tidak terasa berat tapi hasilnya signifikan. - Batasi langganan digital
Pilih satu atau dua yang paling dipakai. Sisanya unsubscribe—hemat tanpa mengurangi kebutuhan pokok. - Tetapkan tujuan yang jelas
Misal: tabung Rp 5 juta dalam 5 bulan. Tujuan konkret bikin kamu lebih disiplin dan semangat.
Trik Menabung dengan Cepat Tanpa Mengurangi Kebutuhan Pokok












