Kurangnya Riset Sebelum Membeli
Banyak investor pemula langsung membeli aset hanya karena ikut tren tanpa memahami teknologi, utilitas, dan risiko proyek tersebut. Riset mendalam sangat penting agar keputusan investasi tidak hanya berdasarkan emosi.
Terlalu Mengandalkan FOMO
Rasa takut tertinggal sering membuat investor membeli di harga puncak. FOMO bisa menyebabkan keputusan terburu-buru dan berujung kerugian besar saat pasar mengalami koreksi.
Tidak Menggunakan Manajemen Risiko
Investasi tanpa batasan risiko seperti tidak menentukan stop-loss atau tidak membatasi alokasi dana dapat membuat portofolio mudah hancur saat pasar bergerak tajam. Gunakan aturan persentase dan alokasi aset yang sesuai.
Menyimpan Aset di Exchange Terlalu Lama
Meninggalkan aset crypto di exchange membuatnya lebih rentan terhadap peretasan atau masalah platform. Gunakan wallet pribadi untuk keamanan jangka panjang, terutama untuk aset yang tidak sering diperdagangkan.
Emosi Saat Market Turun
Banyak investor panik dan menjual saat harga jatuh, padahal crypto sangat volatile. Keputusan emosional hanya akan menghambat pertumbuhan portofolio. Miliki strategi dan patuhi rencana agar tetap stabil menghadapi fluktuasi pasar.
5 Kesalahan Umum Investor Crypto yang Harus Kamu Hindari












